KITAB-KITAB YANG BERADA DI TANGAN ORANG-
ORANG YAHUDI
1. Torah / Taurat
Kitab Perjanjian Lama juga disebut TANAKH singkatan dari Torah/Taurat - Nevi'im -
Ketuvim, ditulis 99,99% dalam bahasa Ibrani, hanya beberapa ayat saja yang ditulis dalam
bahasa Aram. Tanakh Ibrani inilah yang menjadi Perjanjian Lama bagi kalangan Kristen.
Kitab Taurat adalah kumpulan firman-firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi
Musa as. Kitab ini berlaku hanya bagi Nabi Musa as. dan Bani Israil. Firman Allah SWT. .Dan
sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa. . (QS. Al Baqarah:
87). .Dan Kami berikan kepada Musa kitab Taurat dan Kami jadikan kitab Taurat petunjuk bagi
Bani Israil.. (QS. Al Isra‘: 2).
Kitab Taurat ini hanyalah salah satu bagian dari Kitab suci agama Yahudi yang disebut
Biblia/Al Kitab (terdiri dari Thora, Nabiin, dan Khetubiin). Di kemudian hari orang Kristen
menamainya Perjanjian Lama (Old Testament). Konon Taurat yang tertuang dalam Perjanjian
Lama tersebut berasal dari Nabi Musa as. dan dibagi menjadi lima kitab, yaitu :
1. Kitab Kejadian (Genesis) yang mengisahkan kejadian alam semesta, kejadian
Adam dan Hawa serta dikeluarkannya mereka dari surga, dan turunnya Adam ,
dan sejumlah Nabi sampai Yusuf as.
2. Kitab Keluaran (Exodus) yang mengisahkan tentang keluarnya Bani Israil dari
Mesir yang dipimpin Nabi Musa as. akibat penindasan Fir‘aun, keberadaan Musa
di Padang Tih, Semenanjung Sinai selama 40 tahun, munajat Musa as. terhadap
Yahwe (Allah SWT), sampai turunnya Sepuluh Perintah.
3. Kitab Imamat (Leviticus) yang berisi kumpulan hukum/syariat dalam agama
Yahudi.
4. Kitab Bilangan (numbers) yang menerangkan jumlah keturunan dua belas Bani
Israil pada zaman Nabi Musa as.
5. Kitab Ulangan (Deuteronomy) yang berisi pengulangan kisah kepergian Bani
Israil dari Mesir dan pengulangan kumpulan peraturan.
6. Kata Taurat berasal dari bahasa Ibrani: .Thora. yang berarti syariat atau hukum.
Kitab Taurat itu sendiri memang diturunkan dalam bahasa Ibrani. Nama Taurat
disebut dalam Al Qur‘an sebanyak delapan belas kali. Isi pokok kitab ini adalah
Sepuluh firman atau Perintah (Ten Commandements) Allah SWT yang diterima
oleh Nabi Musa as. ketika berada di puncak gunung Thursina.
7. Sepuluh Firman atau Perintah yang mencakup asas-asas akidah (keyakinan) dan
asas-asas syariat (kebaktian) itu termuat dalam kitab Keluaran pasal 20: 1-17 dan
Kitab Ulangan pasal 5: 1-21. Sepuluh Perintah Allah SWT tersebut sebagai
berikut:
1.keharusan mengakui ke-Esa-an Allah dan mencintai-Nya.
2. larangan menyembah patung atau berhala, sebab Alllah SWT tidak dapat
diserupakan dengan makhluk-makhluk-Nya baik yang ada di langit, di darat,
maupun di air.
3. perintah menyebut nama Allah SWT dengan hormat
4. perintah memuliakan hari Sabat (sabtu)
5. perintah menghormati ayah-ibu
6. larangan membunuh sesama manusia
7. larangan berbuat cabul (mendekati zina)
8. larangan mencuri
9. larangan berdusta (menjadi saksi palsu)
10. larangan berkeinginan memiliki atau menguasai barang orang lain
dengan cara yang tidak benar.
Selain Sepuluh Firman atau Perintah Allah SWT tersebut, Nabi Musa as. juga menerima
wahyu lain tentang cara melaksanakan sholat, berqurban, upacara, dan lain sebagainya. Dalam
menyiarkan ajaran tersebut, Nabi Musa as., dibantu oleh saudaranya, Nabi Harun as.
Hanya saja, yang patut disesalkan, beberapa waktu lamanya setelah Nabi Musa as. wafat,
isi kitab Taurat telah diubah oleh pemuka Yahudi. Sebagian firman Allah SWT dalam kitab
tersebut mereka gelapkan, sebagaimana telah diberitakan oleh Allah SWT dalam Al Qur‘an.
.Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya saat mereka berkata:
.Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.. Jawablah (ya Muhammad): .Siapakah
yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi
manusia, kamu jadikan kitab itu lembarann-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu
perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan
apa yang kamu dan bapak-bapak kamu belum ketahui.. Katakanlah: .Allah (telah
menurunkannya).. Kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.. (QS. Al
An‘am: 91) Maksudnya Nabi Muhammad saw disuruh meninggalkan orang-orang yang
mempermainkan agama setelah menyampaikan petunjuk yang benar.
Di antara isi Kitab Taurat yang diubah adalah tentang kerasulan Muhammad dan sifat-
sifatnya. Firman Allah SWT. .Apakah kamu (umat Muhammad) masih mengharapkan mereka
akan percaya kepadamu, padahal sebagian mereka telah mendengar firman Allah, lalu mereka
mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui.. (QS. Al Baqarah: 75)
Ayat ini menegaskah bahwa di antara orang Yahudi ada yang mengubah isi Taurat, antara lain
yang berhubungan dengan kerasulan Muhammad saw.
Setelah adanya perubahan isi dalam kitab Taurat tersebut, masihkah kita wajib
mempercayainya? DSalah satu cara menyikapi kitab Taurat seperti yang diterangkan dalam
Ensiklopedi Islam Indonesia karya Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta: Djambatan,
1992.
.… Oleh karena itu keimanan umat Islam dengan Taurat sebagai satu di antara kitab-
kitab suci yang diwahyukan sebelum Al-Qur‘an, sudah cukup dalam bentuk membenarkan berita
Al-Quran dan hadits Nabi, bahwa dulu Nabi Musa menerima firmann-firman Tuhan, yang
dinamakan dengan Taurat. Sebagian firman-firman yang disampaikan kepada Musa itu
disebutkan dalam Al-Quran dan apa yang disebutkan Al-Quran itu tentu dipercaya sebagai
bagian dari kandungan Taurat..
2. Nevi.im (Nabi-nabi)
A. NEVI'IM RISYONIM (Nabi-nabi pertama)
a. YEHOSYUA' (Yosua)
b. SYOFETIM (Hakim-hakim)
c. SYEMU'EL (1 & 2 Samuel)
d. MELAKHIM (1 & 2 Raja-raja)
B. NEVI'IM AKHARONIIM (Nabi-nabi kemudian)
a. YESYA'YAHU (Yesaya)
b. YIRMEYAHU (Yeremia)
c. YEKHEZQ'EL (Yehezkiel)
d. TREI ASAR (Dua belas), terdiri atas satu kitab
- HOSYEA' (Hosea)
- YO'EL (Yoel)
- 'AMOS (AMOS)
- 'OVADYAH (Obaja)
- YONAH (Yunus)
- MIKHAH (Mikha)
- NAKHUM (Nahum)
- KHABAQUQ (Habakuk)
- TSEFANYAH (Zefanya)
- KHAGAI (Hagai)
- ZEKHARYAH (Zakharia)
- MAL'AKHI (Maleakhi)
3. Ketuvium (Tulisan-tulisan)
1. TEHILIM (Mazmur)
2. MISYLEI (Amsal)
3. 'IYOV (Ayub)
4. SYIR HASYIRIM (Kidung Agung)
5. RUT (Rut)
6. 'EYKHAH (Ratapan)
7. QOHELET (Pengkhotbah)
8. 'ESTER (Ester)
9. DANI'EL (Daniel)
10. 'EZRA'-NEKHEMYAH (Ezra-Nehemia)
11. DIVREY HAYAMIM (1 & 2 Tawarikh)
Total: 24 kitab
4. Septuaginta
Tanakh Ibrani (naskah Perjanjian Lama berbahasa Ibrani) sudah diterjemahkan ke dalam
bahasa Yunani dan dikenal dengan nama "Septuaginta", ditulis juga dengan angka Romawi LXX
(tujuh puluh) karena diterjemahkan oleh sekitar 70-an orang Yahudi berbahasa Yunani di
Alexandria, Mesir. Diperkirakan diterjemahkan mulai abad ke-3 sebelum Masehi.
Septuaginta atau dikenal dengan istilah LXX. Sama halnya dengan Perjanjian Lama yang
juga dikenal dengan nama Tanakh, singkatan dari Torah, Nevi'im dan Ketuvim, maka ada pula
yang namanya Septuaginta alias LXX.
Septuaginta atau LXX (tujuh puluh) adalah terjemahan tertua dan terpenting dari
Perjanjian Lama ke dalam bahasa Yunani. Nama Septuaginta berasal dari legenda yang
diwariskan dalam surat Aristeas. Di dalam legenda itu disebutkan bahwa 72 orang Yahudi
menyelesaikan terjemahannya selama 72 hari.
Septuaginta dibuat di Aleksandria untuk memenuhi kebutuhan orang Yahudi diaspora,
yang berbicara bahasa Yunani. Semula diterjemahkanlah Pentateukh (pertengahan abad 3
sebelum Masehi), kemudian secara lambat laun diterjemahkan pula kitab-kitab Perjanjian Lama
lainnya (sampai menjelang tahun 100 sebelum Masehi).
Terjemahan Septuaginta segera digunakan menjadi Alkitab resmi dalam Yudaisme
helenis di dalam sinagoga-sinagoga. Para penulis Perjanjian Baru lebih suka mengutip Perjanjian
Lama dari naskah terjemahan itu. Setelah hancurnya Yerusalem, kewibawaan Septuaginta
diserang oleh orang-orang Yahudi sendiri. Padahal sampai saat itu Septuaginta tidak pernah
mengalami serangan demikian. Di dalam perdebatannya dengan orang-orang Kristen, orang
Yahudi meragukan kesetiaan penterjemahan naskah Ibrani oleh kelompok Septuaginta
(misalnya: Yesaya 7:14; dan Mazmur 95:10). Kecuali itu isi daripada Septuaginta tidak cocok
dengan Kanon seperti yang di tetapkan oleh Yudaisme (90/95 sesudah Masehi). Akhirnya naskah
Septuaginta tidak bisa mencukupi kebutuhan sekolah Rabi Akiba. Dari situlah timbul terjemahan
baru bagi orang-orang Yahudi helenis dalam abad kedua.
* Yesaya 7:14
LAI TB, Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda:
Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-
laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
KJV, Therefore the Lord himself shall give you a sign; Behold, a virgin shall conceive,
and bear a son, and shall call his name Immanuel.
Menurut naskah Ibrani,
Translit, LÂKHÊN {oleh karena itu} YITÊN {Dia akan memberikan} 'ADONÂY
{Tuhan} HU' {Dia} LÂKHEM {kepada kalian} 'OT {tanda} HINÊH {lihatlah} HÂ'ALMÂH
{perempuan muda} HÂRÂH {mengandung} VEYOLEDET {dan akan melahirkan} BÊN {anak
laki-laki} VEQÂRÂ'T {dan ia akan memanggil} SYEMO {namanya} 'IMÂNU 'ÊL {Imanuel;
'imânu = bersama kita; 'êl = Allah}
Menurut Septuaginta,
Translit, dia {oleh} touto {itu} dôsei {Dia akan memberikan} kurios {Tuhan} autos {Dia}
humin {kepada kalian} sêmeion {tanda} idou {lihatlah engkau} hê parthenos {perawan} en
{dalam} gastri {rahim} exei {ia akan memilikia} kai {dan} texetai {ia akan melahirkan} huion
{anak laki-laki} kai {dan} kaleseis {ia akan memanggil} to onoma {nama} autou {-Nya}
emmanouêl {Imanuel}
Mengenai sejarah Septuaginta di dalam gereja Kristen sebelum Origenes sedikitlah yang
diketahui. Sekitar tahun 200 naskah Septuaginta sudah begitu rusak, sehingga Origenes berusaha
meniadakan perbedaan yang telah terjadi dengan membuat Heksapla (naskah Ibrani dan
terjemahan-terjemahan Yunani dalam 6 kolom yang sejajar) dan memulihkan kembali naskah-
naskah aslinya. Heksapla dan usaha di waktu berikut untuk memperbaiki naskah menimbulkan
adanya resensi-resensi dan bentuk-bentuk naskah yang lain lagi.
Septuaginta memiliki beberapa kitab yang tidak ada dalam Tanakh Ibrani. Kitab-kitab itu
disebut 'deuterokanonika', digunakan oleh kalangan Katolik. Dalam Alkitab Katolik, kitab-kitab
'deuterokanonika' terletak antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Berikut ini nama-nama kitab dalam Septuaginta :
1.GENESIS, Kejadian
2. EXODOS, Keluaran
3. LEUITIKON, Imamat
4. ARITHMOI, Bilangan
5. DEUTERONOMION, Ulangan
6. IESOUS NAUÊ, Yosua (bin Nun)
7. KRITAI, Hakim-hakim
8. ROUTH, Rut
9.BASILEIÔN ALPHA, 1 Samuel
10. BASILEIÔN BETA, 2 Samuel
11. BASILEIÔN GAMMA, 1 Raja-raja
12. BASILEIÔN DELTA, 2 Raja-raja
13. PARALEIPOMENÔN ALPHA, 1 Tawarikh
14. PARALEIPOMENÔN BETA, 2 Tawarikh
15. ESDRAS ALPHA, 1 Esdras
16. ESDRAS BETA, Ezra – Nehemia
17. ESTHER, Ester, 18b. & Tambahan-tambahan pada kitab Ester
18. IOUDITH Judit
19. TOBIT Tobit
20. MAKKABAIÔN ALPHA, 1 Makabe
21. MAKKABAIÔN BETA, 2 Makabe
22. MAKKABAIÔN GAMMA, 3 Makabe
23. MAKKABAIÔN DELTA PARARTÊMA, 4 Makabe
24. SALMOI, Mazmur , PSALMOS 151
25. PROSEUKHÊ MANASSÊ, Doa Manasye
26. IÔB, Ayub
27. PAROIMIAI, Amsal
28. EKKLESIASTES, Pengkhotbah
29. ASMA ASMATÔN, Kidung Agung
30. SOPHIA SALOMÔNTOS, Kebijaksanaan Salomo
31. SOPHIA IÊSOU SEIRAKH, Kebijaksanaan Sirakh
32. ÔSÊE, Hosea
33. AMÔS, Amos
34. MIKHAIAS, Mikha
35. IÔÊL, Yoel
36. OBDIOU, Obaja
37. IÔNAS, Yunus
38. NAOUM, Nahum
39. AMBAKOUM, Habakuk
40. SOPHONIAS, Zefanya
41. AGGAIOS, Hagai
42. ZAKHARIAS, Zakharia
43. AGGELOS, Messenger/Maleakhi
44. HÊSAIAS, Yesaya
45. HIEREMIAS, Yeremia
46. BAROUKH, Barukh
47. THRÊNOI, Ratapan
48. EPISTOLÊ IEREMIOU, Surat kiriman Yeremia
49. IEZEKIÊL, Yehezkiel
50. DANIÊL , 51b. & Tambahan Daniel : Daniel with TON TRION PAIDON
AINESIS, Daniel (plus Doa Azarya dan Kidung Tiga Anak Muda
51. SOSANNA, Susana
52. BEL KAI DRAKON, Bel dan Naga
DEUTEROKANONIKA tidak sama dengan SEPTUAGINTA. Ada beberapa kitab dalam
Septuaginta yang tidak termasuk dalam Deuterokanonika. Dalam hal ini St. Jerome yang
menterjemahkan Alkitab Latin Vulgata meragukan beberapa kitab yang tidak ada sumber bahasa
Ibraninya (Veritas Hebraica),
Tanakh Ibrani (Jewish Bible) = Perjanjian Lama kalangan Protestan.
Perjanjian Lama kalangan Katolik = Perjanjian Lama kalangan Protestan +
Deuterokanonika = Septuaginta - dikurangi beberapa buku.
Kalangan Ortodox memasukkan seluruh kitab-kitab dalam Septuaginta, masuk dalam
kitab Perjanjian Lama mereka.
Septuaginta itu tidak membentuk sebuah kesatuan, sehingga nilai terjemahan tiap
kesatuan itu berbeda jauh; Misalnya: Pentateukh diterjemahkan dengan baik sekali. Yesaya dan
para Nabi Kecil diterjemahkan secara jelek sekali. Kitab Daniel lebih baik dikatakan sebuah
saduran bebas daripada sebuah terjemahan. Tetapi terjemahan Septuaginta masih tetap tidak
diubah-ubah sejak adanya usaha mempersatukan naskah-naskah Alkitab pada abad
pertama/kedua. Dari segi pandangan lain Septuaginta adalah hasil usaha Kristen untuk
mempersatukan naskah karena adanya maksud liturgis.
Penemuan Kitab-kitab Suci di Kumran menyatakan, bahwa pada abad terakhir sebelum
Masehi ada sebuah bentuk naskah Ibrani yang beredar dan dekat sekali bentuknya dengan naskah
Septuaginta. Setiap perbedaan naskah harus diperiksa sendiri-sendiri; Misalnya: di dalam
memberi huruf vokal pada nama-nama pribadi, kelihatan, bahwa Septuaginta lebih baik daripada
naskah Masorit yang dimiliki oleh umat Kristen (yang lebih muda).
5. Talmud Kitab "Buku Hitam" Yahudi
Kitab Talmud, sebuah "buku hitam" Israel yang paling berbahaya bagi manusia dan
kemanusiaan secara keseluruhan.
Kitab Talmud adalah kitab suci yang terpenting bagi kaum Yahudi, bahkan lebih penting
daripada Kitab Perjanjian Lama, yg juga dikenal dgn nama Kitab Taurat. Bukti tentang hal ini
dapat ditemukan dalam Talmud =Erubin‘ 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum
Yahudi, .Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab
(Talmud) daripada ayat-ayat Taurat..
Para pendeta Parisi mengajarkan, doktrin dan fatwa yang berasal dari para rabbi
(pendeta), lebih tinggi kedudukannya daripada wahyu yang datang dari Tuhan. Talmud
mengemukakan hukum-hukumnya berada di atas Taurat, bahkan tidak mendukung isi Taurat.
Bahkan para pendeta Talmud pun mengklaim bahwa sebagian dari isi Kitab Talmud merupakan
himpunan dari ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa a.s. secara lisan. Sampai dengan
kedatangan Nabi Isa a.s. Kitab Talmud belum dihimpun secara tertulis seperti bentuknya yang
sekarang.
Dalam tafsir Al Marâghi dijelaskan bahwa =Uzair adalah seorang pendeta (kâhin) Yahudi,
ia hidup sekitar 457 SM. Menurut kepercayaan orang-orang Yahudi =Uzair adalah orang yang
telah mengumpulkan kembali wahyu-wahyu Allah di kitab Taurat yang sudah hilang sebelum
masa Nabi Sulaiman as. Sehingga segala sumber yang yang dijadikan rujukan utama adalah yang
berasal dari =Uzair, karena menurut kaum Yahudi waktu itu =Uzair adalah satu-satunya sosok
yang paling diagungkan, maka sebagian mereka akhirnya menisbatkan =uzair sebagai anak Allah.
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata:
"Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka
meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka
sampai berpaling? (QS. At-Taubah,9:30).
Dari ayat tsb nampak jelas bahwa orang-orang Yahudi telah menghina Allah, karena
telah menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak
beranak dan tiada pula diperanakkan, (QS. Al-Ikhlash 112 :3).
Seorang peneliti Yahudi, Hyam Maccoby, dalam bukunya =Judaism on Trial‘ mengutip
pemyataan Rabbi Yehiel ben Joseph, bahwa .Tanpa Talmud kita tidak akan mampu memahami
ayat-ayat Taurat … Tuhan telah melimpahkan wewenang ini kepada mereka yang arif, karena
tradisi merupakan suatu kebutuhan yang sama seperti kitab-kitab wahyu. Para arif itu membuat
tafsiran mereka … dan mereka yang tidak pernah mempelajari Talmud tidak akan mungkin
mampu memahami Taurat..
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa penyelewengan dalam masalah akidah
merupakan tindakan yang sangat sesat, karena sekitar 1/3 dari kandungan Al-Quran menjelaskan
tentang kidah/kepercayaan atas semua rukun iman yang harus diyakini oleh setiap manusia.
Nabi Isa a.s. sendiri mengutuk tradisi =mishnah‘ (Talmud awal), termasuk mereka yang
mengajarkannya (para hachom Yahudi dan kaum Farisi), karena isi Kitab Talmud seluruhnya
menyimpang, bahkan bertentangan dengan Kitab Taurat. Kaum Kristen, karena ketidak-
pahamannya, hingga dewasa ini menyangka Perjanjian Lama merupakan kitab tertinggi bagi
agama Yahudi. Sangkaan itu keliru.
Terhadap tradisi =mishnah‘ itu para pendeta Yahudi menambah sebuah kitab lagi yang
mereka sebut =Gemarah‘ (kitab .tafsir. dari para pendeta). Tradisi =mishnah‘ (yang kemudian
dibukukan) bersama dengan .Gemarah‘, itulah yang disebut Talmud. Ada dua buah versi Kitab
Talmud, yaitu =Talmud Jerusalem‘ dan =Talmud Babilonia‘. =Talmud Babilonia‘ adalah kitab
yang paling otoritatif.
Memang ada kelompok di kalangan kaum Yahudi yang menolak Talmud, dan tetap
berpegang teguh kepada kitab Taurat (Taurat ada dua Versi : Taurat asli dan Taurat versi
Perjanjian Lama yang sekarang). Mereka ini disebut golongan 'Karaiyah', kelompok yang
sepanjang sejarahnya paling dibenci dan menjadi korban didzalimi oleh para pendeta Yahudi
orthodoks.
Kitab Talmud adalah sebuah kitab paling berbahaya yang pernah ada di
muka bumi
Kitab Talmud bukan saja menjadi sumber dalam penetapan hukum agama, tetapi juga
menjadi ideologi dan prinsip-prinsip, serta arahan bagi penyusunan kebijakan negara dan
pemerintah Israel, dan menjadi pandangan hidup orang Yahudi pada umumnya. Itu pula
sebabnya mengapa negara Israel disebut sebagai negara yang rasis, chauvinistik, theokratik,
konservatif, dan sangat dogmatik.
Ilmuwan terkenal dalam bidang kebudayaan Ibrani dan kajian tentang Talmud, Joseph
Barcley, menyatakan: .....Sebagian teks yang ada dalam Talmud adalah ekstrim, sebagiannya
lagi menjijikkan, dan sebagian lagi berisi kekufuran..... .karenanya, banyak penguasa negara
(raja dan kaisar) dan penguasa agama (Paus) di Eropa mengharamkan beredarnya kitab ini".
Talmud merupakan manifesto yang paling berbahaya kepada perikemanusiaan. Ia lebih
berbahaya daripada buku Mein Kampf, karya Hitler. bahkan Kitab Talmud ini menggariskan
penghancuran total semua agama dan peradaban yang ada di dunia, demi terciptanya sebuah
masyarakat Zionis internasional.
Dalam buku .An Interview of Illan Pappe, . Baudoin Loos menyebutkan seorang
sejarawan Yahudi Illan Pappe yang menyandang julukan .Orang Israel yang paling dibenci di
Israel.. Pappe adalah salah seorang Yahudi yang memilih memihak pada hati nurani dan tanpa
takut membongkar mitos-mitos Zionisme.
Saat ditanya, kenapa orang Israel bisa melakukan berbagai kekejaman terhadap orang
Palestina, Pappe menjawab, .Ini buah dari sebuah proses panjang pengajaran paham,
indoktronasi, yang dimulai sejak usia taman kanak-kanak, semua anak Yahudi di Israel dididik
dengan cara ini. Anda tidak dapat menumbangkan sebuah sikap yang ditanamkan di sana dengan
sebuah mesin indoktrinasi yang kuat, yaitu menciptakan sebuah persepsi rasis tentang orang lain
yang digambarkan sebagai primitif, hampir tidak pernah ada, dan penuh kebencian: Orang itu
memang penuh kebencian, tapi penjelasan yang diberikan di sini adalah ia terlahir primitif,
Islam, anti-Semit, bukan bahwa ia adalah seorang yang telah dirampas tanahnya..[1]
Indoktrinasi terhadap anak-anak Israel berlanjut hingga ia besar. Ayat-ayat Talmud
dijadikan satu-satunya .pedoman moral. bagi mereka. Yang paling utama adalah indoktrinasi
bahwa "hanya orang-orang bangsa Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi
bukanlah manusia melainkan binatang." (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a). .Orang-orang
non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.. (Orach Chaiim 57, 6a).
"Orang-orang Non Yahudi boleh dibantai / dibunuh karena hukumnya Wajib." (Sanhedrin 58).
Penanaman doktrin rasisme yang terdapat dalam Talmud dilakukan para orangtua kaum
Zionis kepada anak-anak mereka sejak dini. Survei yang diadakan oleh Ary Syerabi, mantan
perwira dari Satuan Anti Teror Israel, terhadap 84 anak-anak Israel usia sekolah dasar, saat dia
bergabung dengan London Institute for Economic Studies. Ary Serabi ingin mengetahui perasaan
apa yang ada di dalam benak anak-anak Israel terhadap anak-anak Palestina sebaya mereka yang
sesungguhnya. Kepada anak-anak Israel itu Ary memberikan sehelai kertas dan pensil, lalu
kepada mereka Ary berkata, .Tulislah surat buat anak-anak Palestina, surat itu akan kami
sampaikan pada mereka. .
Hasilnya sungguh mencengangkan. Anak-anak Israel yang menyangka suratnya benar-
benar dikirim kepada anak-anak Palestina. Mereka menulis surat mereka dengan sebenar-
benarnya, keluar dari hati terdalam. Apa saja yang mereka tulis? Salah satu surat ditulis oleh
seorang anak perempuan Israel berusia 8 tahun. Ia mengaku menulis surat kepada anak
perempuan Palestina seusianya. Isi suratnya antara lain:
"Sharon akan membunuh kalian dan semua penduduk kampung… dan membakar jari-jari
kalian dengan api. Keluarlah dari dekat rumah kami, wahai monyet betina. Kenapa kalian tidak
kembali ke (tempat) dari mana kalian datang? Kenapa kalian mau mencuri tanah dan rumah
kami? Saya mempersembahkan untukmu gambar (ini) supaya kamu tahu apa yang akan
dilakukan Sharon pada kalian…ha…ha…ha.
Bocah Israel itu menggambar sosok Sharon dengan kedua tangannya menenteng kepala
anak perempuan Palestina yang meneteskan darah.
'Protocols of Learned Elders of Zion' (Protokol Para Pemuka Agama Yahudi) adalah
rencana praktis atau kertas kerja untuk merealisasikan semua kandungan Taurat dan Talmud.
Jika Talmud merupakan buah pahit dari ajaran Perjanjian Lama (Taurat), maka Protol Yahudi ini
merupakan kertas kerja yang meringkas semua ajaran Talmud kepada rencana strategis modern
dan kontemporer.
Metoda kerja yang dipakai oleh =Protokol‘ untuk menghancurkan suatu masyarakat
cukup jelas. Memahami metoda itu penting jika seseorang ingin menemukan makna dari arus
serta arus-balik yang membuat orang menjadi frustrasi ketika mencoba memahami kekacauan
keadaan masa kini. Orang menjadi bingung dan hilang semangat oleh berbagai teori masa kini
dan suara-suara yang centang-perenang. Setiap suara atau teori itu seakan-akan dapat dipercaya
dan menjanjikan masa depan yang lebih baik. Kalau saja kita dapat memahami makna dari suara
yang centang-perenang dan berbagai teori yang amburadul itu, maka hal itu akan menyadarkan
kita bahwa kebingungan dan hilangnya semangat masyarakat merupakan sasaran yang dituju
oleh =Protokol‘. Ketidakpastian, keragu-raguan, kehilangan harapan, ketakutan, semuanya ini
merupakan reaksi yang diciptakan oleh program yang diuraikan di dalam =Protokol‘ yang
diharapkan tercapai. Kondisi masyarakat dewasa ini merupakan bukti efektifnya program
tersebut.
Pelaksanaan ajaran Talmud tentang keunggulan kaum Yahudi yang didasarkan pada
ajaran kebencian itu telah menyebabkan penderitaan yang tak terperikan terhadap orang lain
sepanjang sejarah ummat manusia sampai dengan saat ini, khususnya di tanah Palestina. Ajaran
itu telah dijadikan dalih untuk membenarkan pembantaian secara massal penduduk sipil Arab-
Palestina. Kitab Talmud menetapkan bahwa semua orang yang bukan-Yahudi disebut .goyim.,
sama dengan binatang, derajat mereka di bawah derajat manusia. Ras Yahudi adalah .ummat
pilihan., satu-satunya ras yang mengklaim diri sebagai keturunan langsung dari Nabi Adam a.s.
Beberapa kutipan yang diangkat dari Kitab Tamud dalam uraian berikut ini merupakan
dokumen asli yang tidak-terbantahkan, dengan harapan dapat memberikan pencerahan kepada
segenap ummat manusia, termasuk kaum Yahudi, tentang kesesatan dan rasisme dari ajaran
Talmud yang penuh dengan kebencian, yang menjadi kitab suci baik bagi kaum Yahudi
Orthodoks maupun Hasidiyah di seluruh dunia.
Beberapa Contoh Isi Ajaran Talmud
Erubin 2b, .Barangsiapa yang tidak taat kepada para rabbi mereka akan dihukum dengan
cara dijerang di dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka..
Moed Kattan 17a, .Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu
kejahatan, maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang, dan lakukanlah
kejahatan itu disana.
Menganiaya seorang Yahudi Sama Dengan Menghujat Tuhan dan Hukumannya ialah
Mati
Sanhedrin 58b, .Jika seorang kafir menganiaya seorang Yahudi, maka orang kafir itu
harus dibunuh..
Dibenarkan Menipu Orang yang Bukan-Yahudi
Sanhedrin 57a, .Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang
bekerja baginya..
Orang Yahudi Mempunyai Kedudukan Hukum yang Lebih Tinggi
Baba Kamma 37b, .Jika lembu seorang Yahudi melukai lembu kepunyaan orang Kanaan,
tidak perlu ada ganti rugi; tetapi ,jika lembu orang Kanaan sampai melukai lembu kepunyaan
orang Yahudi maka orang itu harus membayar ganti rugi sepenuh-penuhnya..
Orang Yahudi Boleh Mencuri Barang Milik Bukan-Yahudi
Baba Mezia 24a, .Jika seorang Yahudi menemukan barang hilang milik orang kafir, ia
tidak wajib mengembalikan kepada pemiliknya.. (Ayat ini ditegaskan kembali di dalam Baba
Kamma 113b),
Sanhedrin 57a, .Tuhan tidak akan mengampuni seorang Yahudi =yang mengawinkan
anak-perempuannya kepada seorang tua, atau memungut menantu bagi anak-lakinya yang masih
bayi, atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir)‘ …..
Orang Yahudi Boleh Merampok atau Membunuh Orang Non-Yahudi
Sanhedrin 57a, .Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir), tidak ada
hukuman mati, Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya..
Baba Kamma 37b, .Kaum kafir ada di luar perlindungan hukum, dan Tuhan
membukakan uang mereka kepada Bani Israel..
Orang Yahudi Boleh Berdusta kepada Orang Non-Yahudi
Baba Kamma 113a, .Orang Yahudi diperbolehkan berdusta untuk menipu orang kafir..
Yang Bukan-Yahudi adalah Hewan di bawah Derajat Manusia
Yebamoth 98a, .Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang..
Abodah Zarah 36b, .Anak-perempuan orang kafir sama dengan =niddah‘ (najis) sejak
lahir..
Abodah Zarah 22a – 22b, .Orang kafir lebih senang berhubungan seks dengan lembu..
Ajaran Gila di dalam Talmud
Gittin 69a, .Untuk menyembuhkan tubuh ambil debu yang berada di bawah bayang-
bayang jamban, dicampur dengan madu lalu dimakan..
Shabbath 41a, .Hukum yang mengatur keperluan bagaimana kencing dengan cara yang
suci telah ditentukan..
Yebamoth 63a, . … Adam telah bersetubuh dengan semua binatang ketika ia berada di
Sorga..
Yebamoth 63a, .…menjadi petani adalah pekerjaan yang paling hina ..
Sanhedrin 55b, .Seorang Yahudi boleh mengawini anak-perempuan berumur tiga tahun
(persisnya, tiga tahun satu hari)..
Sanhedrin 54b, .Seorang Yahudi diperbolehkan bersetubuh dengan anak-perempuan,
asalkan saja anak itu berumur di bawah sembilan tahun..
Kethuboth 11b, .Bilamana seorang dewasa bersetubuh dengan seorang anak perempuan,
tidak ada dosanya..
Yebamoth 59b, .Seorang perempuan yang telah bersetubuh dengan seekor binatang
diperbolehkan menikah dengan pendeta Yahudi. Seorang perempuan Yahudi yang telah
bersetubuh dengan jin juga diperbolehkan kawin dengan seorang pendeta Yahudi..
Abodah Zarah 17a, .Buktikan bilamana ada pelacur seorangpun di muka bumi ini yang
belum pernah disetubuhi oleh pendeta Talmud Eleazar..
Hagigah 27a, .Nyatakan, bahwa tidak akan ada seorang rabbi pun yang akan masuk
neraka..
Baba Mezia 59b, .Seorang rabbi telah mendebat Tuhan dan mengalahkan-Nya. Tuhan
pun mengakui bahwa rabbi itu memenangkan debat tersebut..
Gittin 70a, .Para rabbi mengajarkan, =Sekeluarnya seseorang dari jamban, maka ia tidak
boleh bersetubuh sampai menunggu waktu yang sama dengan menempuh perjalanan sejauh
setengah mil, konon iblis yang ada di jamban itu masih menyertainya selama waktu itu, kalau ia
melakukannya juga (bersetubuh), maka anak-keturunannya akan terkena penyakit ayan..
Gittin 69b, .Untuk menyembuhkan penyakit kelumpuhan campur kotoran seekor anjing
berbulu putih dan campur dengan balsem; tetapi bila memungkinkan untuk menghindar dari
penyakit itu, tidak perlu memakan kotoran anjing itu, karena hal itu akan membuat anggota
tubuh menjadi lemas ..
Pesahim 11a, .Sungguh terlarang bagi anjing, perempuan, atau pohon kurma, berdiri di
antara dua orang laki-laki. Karena musibah khusus akan datang jika seorang perempuan sedang
haid atau duduk-duduk di perempatan jalan ..
Menahoth 43b-44a, .Seorang Yahudi diwajibkan membaca doa berikut ini setiap hari,
=Aku bersyukur, ya Tuhanku, karena Engkau tidak menjadikan aku seorang kafir, seorang
perempuan, atau seorang budak belian‘ ..
Inilah sebagian kecil dari ayat-ayat hitam Talmud. Setiap hari Sabtu yang dianggap suci
(Shabbath), mereka mendaras Talmud sepanjang hari dan mengkaji ayat-ayat di atas. Mereka
menganggap Yahudi sebagai ras yang satu-satunya berhak disebut manusia. Sedangkan ras di
luar Yahudi mereka anggap sebagai binatang, termasuk orang-orang liberalis yang malah
melayani kepentingan kaum Zionis.
Pengakuan Talmud
Abodah Zarah 70a, .Seorang rabbi ditanya, apakah anggur yang dicuri di Pumbeditha
boleh diminum, atau anggur itu sudah dianggap najis, karena pencurinya adalah orang-orang
kafir (seorang bukan-Yahudi bila menyentuh guci anggur, maka anggur itu dianggap sudah
najis). Rabbi itu menjawab, tidak perlu dipedulikan, anggur itu tetap halal (=kosher‘) bagi orang
Yahudi, karena mayoritas pencuri yang ada di Pumbeditha, tempat dimana guci-guci anggur itu
dicuri, adalah orang-orang Yahudi.. (Kisah ini juga ditemukan di dalam Kitab Gemara, Rosh
Hashanah 25b).
Ibadah Orang Farisi
Erubin 21 b, .Rabbi Akida berkata kepadanya, =Berikan saya air untuk mencuci tangan
saya‘. Ia menjawab, =Air itu tidak cukup bahkan untuk diminum, apalagi untuk membasuh
tanganmu‘ keluhnya. =Lalu apa yang harus saya perbuat ?‘ tanya seseorang lainnya, =padahal
engkau tahu menentang ucapan seorang rabbi diancam dengan hukuman mati?‘ =Saya lebih baik
mati daripada menentang pendapat kawan-kawan saya‘ . (Ritual cuci tangan ini terekam dikutuk
Nabi Isa a.s. dalam Injil Matius 15 : 1- 9).
Genosida Dihalalkan oleh Talmud
Perjanjian Kecil, Soferim 15, Kaidah 10, .Inilah kata-kata dari Rabbi Simeon ben Yohai,
=Tob shebe goyyim harog‘ (.Bahkan orang kafir yang baik sekali pun seluruhnya harus
dibunuh.). Orang-orang Israeli setiap tahun mengikuti acara nasional ziarah ke kuburan Simon
ben Yohai untuk memberikan penghormatan kepada rabbi yang telah menganjurkan untuk
menghabisi orang-orang non-Yahudi.
Di Purim, pada tanggal 25 Februari 1994 seorang perwira angkatan darat Israel, Baruch
Goldstein, seorang Yahudi Orthodoks dari Brooklyn, membantai 40 orang muslim, termasuk
anak-anak, tatkala mereka tengah bersujud shalat di sebuah masjid. Goldstein adalah pengikut
mendiang Rabbi Meir Kahane, yang menyatakan kepada kantor berita CBS News, bahwa ajaran
yang dianutnya mengatakan orang-orang Arab itu tidak lebih daripada anjing, sesuai ajaran
Talmud..
Ehud Sprinzak, seorang profesor di Universitas Jerusalem menjelaskan tentang falsafah
Kahane dan Goldstein, .Mereka percaya adalah teiah menjadi iradat Tuhan, bahwa mereka
diwajibkan untuk melakukan kekerasan terhadap =goyyim‘, sebuah istilah Yahudi untuk orang-
orang non-Yahudi..
Rabbi Yizak Ginsburg menyatakan, .Kita harus mengakui darah seorang Yahudi dan
darah orang =goyyim‘ tidaklah sama..
Rabbi Jacov Perrin berkata, .Satu juta nyawa orang Arab tidaklah seimbang dengan
sepotong kelingking orang Yahudi..
Doktrin Talmud : Orang non- Yahudi Bukanlah Manusia
Talmud secara spesifik menetapkan orang non-Yahudi termasuk golongan binatang,
bukan-manusia, dan secara khusus menyatakan bahwa mereka bukan dari keturunan Nabi Adam
a.s. Ayat-ayat yang berkaitan itu ditemukan bertebaran di dalam Kitab Talmud, antara lain
sebagai berikut :
Kerihoth 6b, .Menggunakan minyak untuk mengurapi. Rabbi kita mengajarkan,
=Barangsiapa menyiramkan minyak pengurapan kepada ternak atau perahu, ia tidak melakukan
dosa; bila ia melakukannya kepada =goyyim‘, atau orang mati, dia tidak melakukan dosa. Hukum
yang berhubungan dengan ternak dan perahu adalah benar, karena telah tertulis: terhadap tubuh
manusia (Ibrani: Adam) tidak boleh disiramkan (Exodus 30:32); karena ternak dan perahu bukan
manusia (Adam)‘ .. .Juga dalam hubungan dengan yang meninggal (sepatutnya) ia dikecualikan,
karena setelah meninggal ia menjadi bangkai dan bukan manusia lagi (Adam).
Tetapi mengapa terhadap =goyyim‘ juga dikecualikan, apakah mereka tidak termasuk
kategori manusia (Adam) ? Tidak, karena telah tertulis: =Wahai domba-domba-Ku, domba-
domba di padang gembalaan-Ku adalah manusia (Adam)‘ (Ezekiel 34:31): Engkau disebut
manusia (Adam), tetapi =goyyim‘ tidak disebut sebagai manusia (Adam)‘ ..
Pada ayat-ayat terdahulu para rabbi membahas hukum Talmud yang melarang
memberikan minyak suci bagi manusia. Dalam pembahasan itu para rabbi menjelaskan bukanlah
suatu dosa untuk memberikan miyak suci itu kepada =goyyim‘ (kaum non-Yahudi, seperti
Muslim, Kristen, dan sebagainya), karena =goyyim‘ tidak termasuk golongan manusia
(harfiahnya: bukan keturunan Adam).
Yebamoth 61a, .Telah diajarkan: Begitulah Simeon ben Yohai menerangkan (61a)
bahwa kuburan orang =goyyim‘ tidak termasuk tempat yang suci untuk mendapatkan =ohel‘
(memberikan sikap ruku‘ terhadap kuburan), karena telah dikatakan, wahai domba-domba-Ku
yang ada di padang gembalaan-Ku, kalian adalah manusia (Adam)‘, (Ezekiel 34:31); kalian
disebut manusia (Adam); tetapi kaum kafir ltu tldak disebut manusia (Adam)‘ ..
Hukum Talmud menerangkan bahwa seorang Yahudi yang menyentuh bangkai manusia
atau kuburan (Yahudi) menyebabkan ia ternajisi. Tetapi hukum Talmud mengajarkan,
sebaliknya, jika seorang Yahudi menyentuh kuburan orang goyyim, hal itu membuat ia tetap
suci, karena orang goyyim tidak termasuk golongan manusia (Adam).
Baba Mezia 114b, .Dia (Rabbah) berkata kepadanya: =Apakah engkau bukan pendeta:
mengapa engkau berdiri di atas kuburan ? Ia menjawab: =Apakah guru belum mempelajari
hukum tentang kesucian? Karena telah diajarkan: Simeon ben Yohai berkata:=Kuburan kaum
=goyyim‘ tidak menajisi. Karena telah tertulis, =Wahai gembalaan-Ku gembalaan di padang
rumput-Ku adalah manusia (Adam), dan ia berdiri di atas kuburan kaum =goyyim‘ ..
Mengingat pembuktian berdasarkan nash Taurat (Ezekiel 34:31). disebut sampai
berulang-kali pada ketiga ayat-ayat Talmud di atas tadi, padahal dalam kenyataannya Taurat
tidak pernah menyebutkan bahwa hanya orang Yahudi saja yang termasuk golongan manusia.
Para =hachom‘ Talmud sangat menekankan kekonyolan ajaran mereka tentang kaum =goyyim‘.
Hal itu merupakan bukti bahwa mereka sebenarnya adalah rasis dan ideolog anti-kaum non-
Yahudi, yang dalam kebuntuan nalarnya telah mendistorsikan ayat-ayat Taurat dalam rangka
membenarkan kesesatan mereka.
Berakoth 58a, .Shila seorang Yahudi memberikan hukuman cambuk kepada seseorang
yang telah bersetubuh dengan seorang perempuan Mesir: Orang yang dicambuk itu pergi
mengadukannya kepada pemerintah, dan berkata: =Ada seorang Yahudi yang memberikan
hukuman cambuk tanpa izin dari pemerintah‘. Seorang petugas memerintahkan untuk
memanggilnya (Shila). Ketika ia (Shila) tiba, ia ditanya: =Mengapa engkau mencambuk orang
ini?‘ Ia (Shila) menjawab: = Karena ia telah menyetubuhi keledai betina‘ .. .Petugas itu berkata
kepadanya: =Apakah engkau mempunyai saksi-saksi?‘ Ia(Shila) menjawab =Saya
mempunyainya‘. Kemudian (nabi) Elijah turun dari langit dalam bentuk manusia dan
memberikan bukti. Petugas itu berkata lagi kepadanya: =Kalau demikian halnya seharusnya
orang itu dihukum mati!‘ Ia (Shila) menjawab: =Karena kami telah diasingkan dari negeri kami,
kami tidak mempunyai wewenang untuk menjatuhkan hukuman mati; lakukanlah terhadapnya
sesuai kehendak kalian‘ .
.Ketika mereka masih mempertimbangkan perkara itu Shila pun berteriak.• =Kepada-
Mulah ya Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Kuasa‘ (Kisah-kisah 29:11).
=Apa kehendakmu? tanya petugas itu. Ia (Shila) menjawab.• =Apa yang kukatakan ialah:
Terpujilah Yang Maha Pengasih yang telah menciptakan segala sesuatunya dari tanah serupa
dengan Yang di Sorga, dan telah memberikan kepadamu sekalian tempat tinggal, dan membuat
kalian mencintai keadilan‘ .,
.Petugas itu berkata kepadanya (Shila).• =Apakah engkau sedemikian membantu kepada
kehormatan pemerintah?‘ Petugas itu memberi Shila sebuah tongkat dan berkata kepadanya:
=Engkau boleh menjadi hakim. = Tatkala petugas (orang =goyyim‘) itu telah pergi, orang-orang
yang ada disana berkata kepadanya (Shila).• =Apakah Yang Maha Pengasih membuat mu‘zizat
bagi kaum pendusta?‘. Ia (Shila) menjawab mereka (=goyyim‘) disebut keledai? Karena telah
tertulis: Daging mereka adalah daging keledai‘ (Ezekiel 23:30)
Ia (Shila) memperhatikan orang-orang itu akan memberi-tahukan petugas-petugas itu
bahwa ia (Shila) telah menyebut mereka sebagai keledai. Maka ia (Shila) berkata.• =Orang itu
adalah penuntut hukum, dan Taurat telah mengatakan: Jika seseorang datang untuk
membunuhmu, bangkitlah segera dan bunuh dia lebih dahulu.
Begitulah tongkat yang diberikan kepadanya itu dipukulkannya kepada terdakwa dan
membunuhnya.‘ Kemudian ia berkata: =Karena sebuah mu‘zizat telah terjadi melalui ayat ini,
maka aku melaksanakannya‘ ..
Bagian ini terpaksa diutarakan agak panjang, tetapi agaknya terpaksa dikutip seluruhnya
untuk memperlihatkan bagaimana kedzaliman kaum Yahudi. Sebagai tambahan bahwa nabi
Elijah sampai perlu turun dari sorga ke bumi untuk menipu mahkamah kaum goyyim, disini
Talmud mengajarkan, bahwa kaum =goyyim‘ pada dasamya adalah binatang, sehingga karena itu
Rabbi Shila (dan nabi Elijah) sama sekali tidaklah dapat disebut telah berdusta atau telah
membuat dosa.
Ceritera itu menjelaskan bahwa sekiranya seseorang (termasuk orang Yahudi)
mengungkapkan ajaran Talmud pandangan tentang kaum =goyyim‘ sama dengan keledai, maka
ia akan menerima hukuman mati. Karena mengungkapkan hal itu akan membuat kaum =goyyim‘
murka dan akan menindas agama Yahudi.
Kutipan Talmud dari kitab Ezekiel ini merupakan .nash bukti. sangat penting, karena
ayat itu menyatakan bahwa kaum =goyyim‘ itu termasuk golongan binatang (keledai). Ayat dari
kitab Ezekiel pada Kitab Perjanjian lama telah diubah dengan hanya mengatakan bahwa .orang
Mesir memiliki kemaluan yang besar. (sindiran – sama dengan keledai). Hal ini tidak
membuktikan atau menegaskan secara eksplisit bahwa orang Mesir yang dirujuk oleh Taurat
sarna dengan binatang. Dalam hal ini Talmud memalsukan Taurat dengan cara mendistorsikan
tafsir. Beberapa ayat Talmud yang lain yang mengkaitkannya dengan kitab Ezekiel 23:30 yang
memperlihatkan watak rasis orang Yahudi ditemukan dalam Arakin 19b, Berakoth 25b, Niddah
45a, Shabbath 150a, dan Yebamoth 98a. Lagipula nash aseli Sanhedrin 37a hanya
mengkaitkannya dengan persetujuan Tuhan untuk penyelamatan kaum Yahudi saja. [7]
Moses Maimonides Membenarkan Pembantaian
Begawan yang sangat dihormati, Moses Maimonides, mengajarkan tanpa tedeng aling-
aling, bahwa kaum Kristen wajib dihabisi. Tokoh yang memberikan fatwa seperti itu memiliki
kedudukan tertinggi dalam hirarki agama Yahudi.
Moses Maimonides dipandang sebagai penyusun hukum dan filosuf terbesar sepanjang
sejarah Yahudi. Ia acapkali dengan penuh rasa hormat disebut dengan nama Rambam, dan disapa
dengan panggilan Rabenu Moshe ben Maimon, yang artinya =Rabbi Kami Musa anak Maimun..
Inilah yang diajarkan oleh Maimonides tentang boleh tidaknya menyelamatkan nyawa
kaum =goyyim‘, atau bahkan‘ orang Yahudi sekali pun yang berani menolak .inspirasi ilahiyah
di dalam Talmud‘.
.Sesungguhnya bila kita melihat seorang kafir (=goyyim‘) sedang terhanyut dan
tenggelam di sungai, kita tidak boleh menolongnya. Kalau kita melihat nyawanya sedang
terancam, kita tidak boleh menyelamatkannya.. [9]. Naskah dalam bahasa Ibrani edisi Feldheim
1981 tentang Mishnah Torah menyebutkan hal yang sarna seperti itu.
Dengan peringatan dari Maimonides itu, telah diwajibkan bagi kaum Yahudi untuk tidak
boleh menyelamatkan nyawa atau memberikan pertolongan kepada seorang =goyyim‘, ia
sebenarnya menyatakan sikap kaum Yahudi yang sebenarnya yang dibebankan oleh Talmud
terhadap kaum non-Yahudi.
.Hal itu telah merupakan =mitvah‘ (kewajiban agama) untuk , menghabisi para
pengkhianat kaum Yahudi, para =minnim‘, dan .apikorsim. dan membuat mereka jatuh ke dalam
lobang kehancuran, karena mereka telah menyebabkan penderitaan kepada kaum Yahudi, dan
menipu manusia untuk menjauh dari Tuhan, sebagaimana yang dilakukan oleh Isa dari Nazareth
dan para muridnya, dan Tzadok, Baithos dan murid-muridnya. Semoga terla‘natlah mereka..
Komentar penerbit Yahudi itu memuat pernyataan Maimonides bahwa Nabi Isa a.s.
adalah contoh seorang =min‘ (.pengkhianat. majemuknya =minnim‘). Komentar itu juga
menerangkan bahwa murid-murid Tzadok, yaitu kaum Yahudi yang menolak kebenaran Talmud
dan mereka yang hanya mengakui hukum tertulis, yakni Taurat. Menurut buku =Maimonides‘
Principles‘ pada h.5, Maimonides memerlukan waktu dua-belas tahun untuk menyimpulkan
hukum dan keputusan dari Talmud, dan mensistemasikan kesimpulannya itu ke dalam 14 jilid.
Karya itu akhirnya selesai pada tahun 1180 dan diberi judul =Mishnah Torah‘, atau =Syari‘at
Taurat‘.
Maimonides mengajarkan pada bagian lain dari =Mishnah Torah‘, bahwasanya kaum
=goyyim‘ bukanlah golongan manusia: .Hanyalah manusia (kaum Yahudi), dan bukannya
perahu, yang dapat memperoleh najis bila bersentuhan … Bangkai dari seorang =goyyim‘ tidak
menyebabkan najis bila bersentuhan dengan bayang-bayang seorang Yahudi … seorang
=goyyim‘ tidak sampai menyebabkan penajisan; dan bila seorang =goyyim‘ menyentuh,
membawa, atau membayangi … =goyyim‘ itu tidak menyebabkan najis … mayat seorang
=goyyim‘ tidak menyebabkan menjadi najis; dan sekiranya‘. seorang =goyyim‘ menyentuh,
membawa, atau menjatuhkan bayangannya kepada mayat, ia dianggap tidak pernah menyentuh
mayat tersebut.. .
Film „Schindlers List. – Contoh Kebohongan Kaum Yahudi
Teks Talmud (khususnya Talmud Babilonia) pada Sanhedrin 37a tidak mewajibkan orang
Yahudi untuk menyelamatkan nyawa orang lain, terkecuali nyawa orang Yahudi. Moshe
Maimonides memperkuat ajaran Talmud tersebut. Tetapi, beberapa buku yang ditulis oleh orang-
orang Yahudi kontemporer (Hesronot Ha-shas) merujuk beberapa nash dari Talmud yang seolah-
olah memuat frase nilai-nilai universal, seperti, .Barangsiapa membunuh kehidupan seseorang,
hal itu sama dengan membunuh seluruh isi dunia; dan barangsiapa memelihara kehidupan
seseorang ,,, hal itu seperti ia telah memelihara seluruh isi dunia..
Bandingkan dengan al-Qur‘an 5:32, .Barangsiapa yang membunuh seorang manusia
bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka
bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya..
Namun Hesronot Ha-ash mengakui ayat-ayat di atas tadi bukan katta-kata yang otentik
dari Talmud yang asli. Dengan kata lain, ayat-ayat bemada universal tersebut bukanlah nash
otentik dari Talmud. Jadi sekedar sebagai contoh, .versi universal. ini yang oleh Stephen
Spielberg dituangkan ke dalam filmnya =The Schindler‘s List‘ yang terkenal itu (dan dikaitkan
seolah-olah bersumber dari Talmud pada judul maupun iklan filmnya) adalah penipuan dan
merupakan propaganda, yang dimaksudkan untuk memberikan polesan kemanusiaan kepada
Talmud, yang pada hakekatnya adalah kitab yang penuh berisi semangat rasisme dan
chauvinisme Yahudi. Dalam nash Talmud yang aseli tertulis pada ayat yang sama, .Barangsiapa
memelihara bahkan satu nyawa orang Israeli, maka ia seperti memelihara seluruh isi dunia..
Sama seperti ayat-ayat yang lain, Talmud yang aseli hanya membicarakan perihal
menyelamatkan orang-orang Yahudi.
Tipuan Orang Yahudi
Sanggahan para rabbi orthodoks bahwa tidak ada bukti dokumentasi otentik tentang
rasisme dan semangat kebencian di dalam Talmud adalah bohong besar, karena di dalam Baba
Kamma 113a, menyatakan bahwa .Orang Yahudi boleh berbohong untuk menipu kaum
‘goyyim‘ =.
The Simon Wiesenthal Center, sebuah pusat propaganda ruhubiyah Yahudi yang
didukung oleh dana multi-jutaan dolar terpaksa memecat Rabbi Daniel Landes pada tahun 1995,
karena rabbi ini menentang ajaran dehumanisasi oleh Talmud terhadap orang non-Yahudi.
.Sikap ini benar-benar busuk., katanya. Buktinya ? .Ya, pernyataan-pernyataan di dalamnya..
Berdusta untuk menipu orang =goyyim‘ telah lama menjadi panutan di dalam agama
Yahudi. Ambil contoh sehubungan dengan debat pada abad ke-13 di Paris antara Nicholas
Donin, seorang Yahudi yang telah memeluk agama Katolik –yang oleh Hyam Maccoby diakui
mempunyai pengetahuan yang luas tentang Talmud.- saat berkonfrontasi lawan Rabbi Yehiel.
Pada waktu itu Yehiel tidak sedang berada di bawah ancaman hukuman, atau dicederai. Namun
tanpa malu tetap saja berdusta sepanjang debat tersebut.
Sebagai contoh ketika ditanya oleh Donin apakah ada ayat-ayat yang menghujat Jesus di
dalam Talmud, Yehiel menyanggahnya. Donin, seorang ahli dalam bahasa lbrani paham benar
jawaban itu dusta maka. Ryam Maccoby, seorang komentator Yahudi mengenai debat tersebut,
yang hidup di abad ke-20, membela kebohongan Rabbi Yehiel seperti ini, .Pertanyaan itu
mungkin diajukan, apakah Yehiel benar-benar percaya yang Jesus tidak disebut-sebut di dalam
Talmud atau, bisa juga ia mengajukan pertanyaan ini sebagai suatu tipuan yang cerdik, untuk
menciptakan keadaan mendesak Yehiel … tentu saja Rabbi Yehiel dapat dimaafjkan bila ia tidak
mengakui sesuatu yang tidak sepenuhnya dipercayainya, dalam rangka mencegah proses tiranik
yang menghadapkan budaya dari suatu agama tertentu, terhadap agama yang lain..
Beginilah cara orang Yahudi menyanggah sampai dengan hari ini tentang adanya nash
Talmud yang mengandung ayat-ayat yang penuh dengan kebencian. Sebuah kata tentang
.kebohongan Yahudi diplesetkan dan disulap menjadi .dapat dimaafkan., sementara setiap
penyelidikan terhadap kitab-kitab suci Yahudi oleh peneliti non-Yahudi dipandang sebagai
.proses tiranik.. Sementara itu serangan kaum Yahudi terhadap kitab-kitab Injil Perjanjian Baru
dan al-Qur‘an tidak pernah dianggap sebagai .proses tiranik.. Hanya kritik kaum non- Yahudi
yang dianggap tiranik, sedangkan cara mempertahankan diri bagi orang Yahudi adalah berdusta.
Betapapun banyaknya sanggahan dan kebohongan yang keluar dari =The Anti-
Defamation League‘ (ADL – =Liga Anti-Penghinaan‘ Yahudi) dan dari the Wiesenthal Center,
dalam buku ini dikutip nash-nash baik dari Talmud maupun juga dari mufassir Talmud ‚paling‘
terkemuka. di mata orang Yahudi sendiri, seperti Moses Maimonides,
Pada tahun 1994 Rabbi Tzvi Marx, direktur pendidikan teknologi terapan pada =Shalom
Hartman Institute‘ di Jerusalem, telah menulis semacam pengakuan yang menakjubkan tentang
bagaimana kaum Yahudi di masa yang silam telah membuat dua jenis kumpulan kitab: kitab
Talmud yang otentik sebagai bahan pelajaran bagi para pemuda mereka di sekolah-sekolah
(=kollel‘) Talmud, dan sebuah lagi kitab Talmud yang telah .disensor dan diamendemen. yang
ditujukan bagi konsumsi para =goyyim‘ yang tidak mengerti apa-apa. Rabbi Marx menjelaskan
bahwa versi tafsir Maimonides yang dikeluarkan untuk konsumsi umum, tertulis misalnya,
.Barangsiapa membunuh seorang manusia, ia telah melanggar hukum.. Tetapi Rabbi Marx
menyatakan, nash yang asli berbunyi, . Barangsiapa membunuh seorang Israeli, ia melanggar
hukum..
Buku Hesronot Ha-shas (.Yang Dihilangkan dari Talmud.) lalu menjadi penting dalam
kaitan ini. Heshronot Ha-shas dicetak-ulang pada tahun 1989 oleh Sinai Publishing House, Tel
Aviv. Heshronot Ha-shas menjadi sangat berharga bagi kita, karena buku ini menyusun suatu
daftar panjang ayat-ayat Talmud yang diubah atau dihilangkan, dan daftar ayat-ayat yang
dipalsukan dewasa ini, yang dibuat untuk konsumsi kaum =goyyim‘ seolah-olah ayat-ayat itulah
yang otentik. Popper (h.58-59) menjelaskan : .Tidak selalu yang disensor itu ayat-ayat panjang,
tetapi acapkali satu kata pun dihapus. … Acapkali dalam hal seperti itu digunakan dalam rangka
penghapusan dan penggantian..
Sebagai contoh pentarjamah versi Talmud dalam bahasa Inggris terbitan Soncino
menterjemahkan kata lbrani =goyyim‘ dengan sejumlah kata-ganti samaran seperti, .kafir,
Cuthean, Mesir, penyembah berhala., dan sebagainya. Tetapi sebenarnya kata-ganti ini merujuk
kepada kata-aseli =goyyim‘ (semua yang non- Yahudi).
Pada catatan-kaki no. 5 Talmud pada edisi Soncino dijelaskan bahwa, .Istilah orang
Cuthea (Samaritan) disini adalah untuk menggantikan kata-aseli =goyyim‘ … . Hal itu
merupakan praktek disinformasi yang lazim dipakai oleh kaum Farisi untuk menyangkal adanya
ayat-ayat yang rasialistik di dalam Talmud yang telah diungkapkan terdahulu dalam buku ini,
dalam rangka mengklaim bahwa ayat-ayat itu adalah .karangan dari orang-orang yang anti-
Semit., antara lain The Babylonian Talmud online Talmud versi Soncino dengan editor Rabbi
Dr. Isidore Epstein of Jews‘ College, London. Bandingkan penjelasan Seder ZERAIM (.....),
MOED (....), NASCHIM (.... ), NEZIKIN (......), KODASCHIM (.....), TOHOROTH
(.. ,deksamnU dumlaT ehT ukub malad (tseirP cilohtaC namoR) sitianarP .B .I .veR helo (...The Secret Rabbinical Teachings Concering Christians
Pada tahun 1994, Lady Jane Birdwood (80 tahun), ditangkap dan diadili di depan
pengadilan pidana di London, hanya karena "Kejahatannya" menerbitkan sebuah pamflet
berjudul =The Longest Hatred‘ (Kebencian yang Paling Lama), berisi seluruh pernyatan
kebencian di dalam Talmud yang diangkatnya dari ayat-ayat yang berisi kebencian kepada kaum
=goyyim‘ dan Kristen.
Sepanjang peradilan terhadapnya dia dituduh sebagai suatu kejahatan --sayang tidak
mendapatkan perhatian dari media massa--, bahkan seorang Rabbi yg diundang sebagai saksi
ahli pun menyanggah sepenuhnya bahwa kitab Talmud berisi ayat-ayat yang mengundang
kebencian kepada kaum =goyyim‘ dan Kristen, dan hanya karena kedudukan dan prestise rabbi
tersebut, wanita tua yang malang itu dijatuhi hukuman .tiga bulan kurungan penjara dan denda
senilai $ l000.
Dr. Israel Shahak dalam bukunya berjudul =Jewish History and Jewish Religion‘, pada
bab tentang Jesus di dalam Talmud pada h.57, dan h.105-106, menegaskan adanya ayat-ayat
yang menganjurkan kebencian dan rasisme di dalam Talmud. Mereka yang menyangkal
kenyataan ini adalah pembohong besar.
Tanggapan Dunia „Judeo-Kristen. terhadap Talmud
Dewasa ini ada persekongkolan yang kuat antara dunia Kristen dan Yahudi. Anehnya di
era modern ini tidak ada, bahkan tidak pernah ada, para Paus, Katolik serta tokoh-tokoh gereja
Protestan yang menyerang atau mengecam ajaran rasisme di Talmud, atau kebencian mendarah-
mendaging terhadap Kristen dan kaum =goyyim‘ (muslim dan lain-lain) yang diajarkannya.
Malah sebaliknya para pimpinan gereja Kristen, baik Katolik maupun Protestan, menganjurkan
kepada para pengikut Jesus Kristus untuk mentaati, menghormati, bahkan membantu pengikut
Talmud. Oleh karena itu kesimpulan kita tidak lain, para pemimpin gereja Katolik dan Protestan
dewasa ini sebenarnya adalah pengkhianat paling nyata terhadap Jesus Kristus di muka bumi
dewasa ini (periksa Perjanjian Baru Matius 23:13-15; I Thessalonika 2:14-16; Titus 1:14; Lukas
3:8-9; dan Kitab Wahyu 3:9).
Kaum Non-Yahudi adalah „Sampah.
Semua orang non-Yahudi dari segala ras dan agama apa pun menurut Talmud adalah
super-sampah‘, begitu menurut pendiri Habad-Lubavitch, Rabbi Shneur Zalman. Analisanya
ditemukan di dalam majalah Yahudi ‚The New Republic‘, yang dalam analisisnya menyatakan
bahwa, .… ada ironi besar dalam pandangan universalisme messianik yang baru pada gerakan
Habad khususnya pandangannya tentang kaum ‘goyyim‘ yakni pernyataan Habad yang tanpa
tedeng aling-aling berisi penghinaan bernada rasial terhadap kaum =goyyim =. …berdasarkan
pendapat para theolog Yahudi pada abad pertengahan – terutama sekali pemikiran penyair dan
filosuf Judah Ha-Levi pada pada abad ke-12 di Spanyol, dan tokoh mistik Yahudi Judah Loewe
pada abad ke-16 di Praha – mereka mencari ketetapan mengenai keunggulan kaum Yahudi
berdasarkan ras dan bukannya pada keunggulan kerohanian … menurut pandangan mereka,
secara mendasar kaum Yahudi itu lebih unggul atas ras mana pun, dan mengenai hal itu
ditegaskan berulangkali dalam bentuk yang sangat ekstrim oleh Shneur Zalman dari Lyadi.
Pendiri Lubavitcher-Hasidisme itu mengajarkan, bahwa ada perbedaan hakiki antara jiwa
orang Yahudi dengan jiwa kaum =goyyim‘, bahwasanya hanyalah jiwa orang Yahudi yang di
dalamnya terdapat dan memancarkan cahaya kehidupan ilahiyah. Sedangkan pada jiwa kaum
=goyyim‘, Zalman selanjutnya menyatakan, .sama sekali berbeda, karena terciptanya memang
lebih inferior. Jiwa mereka sepenuhnya jahat, tanpa mungkin diselamatkan dengan cara apa
pun..
Akibat rujukan tentang kaum =goyyim‘ menurut ajaran Rabbi Shneur Zalman, tanpa
kecuali menyebabkan adanya penyakit dalam jiwa mereka. Dzat darimana jiwa kaum =goyyim‘
terbuat penuh dengan .sampah. rohani. Itulah sebabnya mengapa jumlah mereka lebih banyak
daripada kaum Yahudi, karena jumlah gabah lebih banyak daripada berasnya. Semua kaum
Yahudi secara hakiki baik, dan semua kaum =goyyim‘ secara hakiki jahat.
.Karakterisasi kaum =goyyim‘ yang dinyatakan secara hakiki jahat dan dari segi
kerohanian maupun biologis lebih inferior dari kaum Yahudi, belum pernah diralat dalam ajaran
Habad masa kini..
Syari.at Yahudi Menuntut bahwa Kaum Kristen Wajib Dihukum Mati
Para ulama Taurat menetapkan, bahwa, .Taurat mewajibkan bahwa ummat yang benar
akan mendapatkan tempatnya di Hari Kemudian. Tetapi, tidak semua kaum =goyyim‘ akan
memperoleh kehidupan yang abadi meskipun mereka taat dan berlaku shaleh menurut agama
mereka … Dan meskipun kaum Kristen pada umumnya menerima Kitab Perjanjian Lama Ibrani
sebagai kitab yang diwahyukan dari Tuhan, namun mereka (disebabkan adanya kepercayaan
pada apa yang disebut mereka ketuhanan pada Jesus) sebenarnya kaum Kristen adalah
penyembah berhala menurut Taurat, oleh karena itu patut dihukum mati, dan mereka kaum
Kristen itu sudah dipastikan tidak akan memperoleh ampunan di Hari Kemudian..
Takhayul Kaum Yahudi
Bukanlah mengada-ada bila edisi Talmud Babilonia dipandang sebagai kitab suci Yahudi
yang paling otoritatif. Karena orang Kristen terperdaya oleh para pengkhotbah Yahudi, maka
para Paus kian hari kian percaya dan meminta fatwa kepada rabbi Yahudi sebagai .nara sumber
yang shahih. untuk mendapatkan keterangan bila berkaitan dengan kitab Perjanjian Lama, yang
tanpa mereka sadari berkonsultasi dengan para okultis (juru-ramal).
Yudaisme adalah agama kaum Farisi dan para pendeta Babilonia, yang menjadi sumber
ajaran Talmud dan Qabala, yang di kemudian hari membentuk agama Yudaisme. Kitab suci
Yudaisme Orthodoks lainnya, seperti =Kabbalah‘, isinya penuh dengan ajaran tentang astrologi,
ramal-meramal, gematria, nekromansi (sihir), dan demonologi (ilmu hitam).
Jika seorang Yahudi ingin bertaubat ia cukup mengangkat seekor ayam, membaca
mantera untuk keperluan itu, dan mengibas-kibaskannya di atas kepalanya untuk memindahkan
dosa- dosanya kepada ayam tersebut. Yang dapat kita katakan mengenai hal ini tidak lain adalah
takhayul dalam arti yang sebenar-benarnya. Selanjutnya lambang Israel yang mereka sebut
sebagai .bintang Nabi Daud. sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Nabi Daud a.s.
Bintang itu adalah hexagram (bersudut enam) supranatural yang melambangkan yantra dari
androgen (kelenjar yang memberikan karakteristik pada kaum laki-Iaki), yang dihubungkan
dengan para Khazar Bohemia pada abad ke-14.
Penyesatan publik dengan penggunaan nama .negara Israel. yang didirikan pada tahun
1948, merupakan buah hasil persekongkolan antara kaum Bolshevik-Yahudi dengan kaum
Zionis yang atheis; nama itu tidak ada sangkut-pautnya dengan kelanjutan kerajaan Nabi Daud,
tetapi dikukuhkan melalui pcngakuan pertama di PBB yang diberikan oleh diktator komunis Uni
Sovyet Joseph Stalin).
Kaum Kristen akan lebih terbuka matanya bila berkunjung ke komunitas Yahudi Hasidik
menonton acara =Purim‘, dimana sebuah patung serupa Halloween meloncat-loncat (seperti
=jailangkung‘). Meskipun upacara =Purim‘ itu merujuk kepada Kitab Esther yang disebutkan
sebagai nash dasarnya, dalam prakteknya upacara =Purim‘ tidak lain adalah sebuah tradisi kaum
kafir Bacchan.
Para rabbi orthodoks menggunakan kutukan, mantra, imej, dan sebagainya, yang mereka
anggap lebih besar kuasanya dari kuasa Tuhan. Kesesatan itu mereka ambil dari ajaran Sefer
Yezriah, (sebuah buku tentang ilmu sihir kaurn Qabalis). Kaum non-Yahudi dapat menyaksikan
ulangan perilaku paganisme Babilonia kuno setiap kali mereka mengamati ritual para rabbi
agama Yudaisme.
Dengan mengetahui ajaran Talmud yang menjadi dasar konstitusi prinsip, dan arah
kebijakan negara dan pemerintah Israel, mudah dipahami mengapa negara Israel sangat arogan
dengan kebuasan yang melebihi Nazi Jerman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar